Pesawat Boeing 747

Boeing 747, juga dikenal sebagai Jumbo Jet, adalah pesawat penumpang terbesar kedua saat ini, setelah pesawat A380 beroperasi pada akhir Oktober 2007.

alamat photo mbjh.jpg

Halaman depan Kantor

Komplek Perkantoran Ruko Soekarno Hatta Indah A/16 Malang

Didalam Bandara

puluhan orang mengantri tiket pesawat

kelas photo Untitled-2-1.jpg

Ruang Kelas Siswa

Ruang Kelas tersedia 20 Bangku untuk para siswa

Ruang penumpang

Ruang penumpang yang ada pada pesawat Boeing 747

Thursday, September 5, 2013

Akibat Tak Matikan Handpone, Aktor Transformer Tak Boleh Terbang


Maskapai di luar negeri tidak main-main bila menyangkut peraturan dalam penerbangan. Aktor ini sempat menjadi korban ‘kekejaman’ peraturan maskapai dan diusir dari penerbangan.
Josh Duhamel, bintang film Transformers, pernah diusir dari maskapai US Airways. Ia seharusnya berada dalam penerbangan dari New York menuju Kentucky.
Sebelum pesawat lepas landas, pramugari meminta Josh untuk mematikan ponselnya yang kemudian tidak ia indahkan. Pramugari terus mengimbaunya untuk mematikan gadget tersebut.
Penumpang yang berada di penerbangan itu mengatakan bahwa Josh bersikap kasar pada pramugari. Akhirnya, ia diusir dan tidak boleh mengikuti penerbangan tersebut.
Penerbangan sempat delay akibat aksi selebriti ini, membuat penumpang lain kesal. Juru bicara Josh kemudian menyatakan bahwa aktor ini menyatakan permohonan maaf atas sikapnya.


Sumber : infopenerbangan

Wednesday, September 4, 2013

Sambut Sail Komodo 2013, Perluasan Bandara Dipercepat

Untuk mendukung acara puncak pelaksanaan Sail Komodo 2013 yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 September, perbaikan di Bandar udara Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dipercepat.
“Sekarang sedang dilakukan percepatan, baik untuk penambahan runway overlay, perluasan apron maupun finishing ruang tunggu terminal, khusus di lantai dasar, tetapi prinsipnya Bandara Komodo sudah siap,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bruno Kupok, di Kupang, Selasa (3/9).
Bruno Kupok memastikan bahwa pesawat yang akan ditumpangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan sudah bisa mendarat di bandara yang berada di ujung barat Pulau Flores itu pada 13 September 2013.
“Bandara Komodo sudah siap. Landasan pacu bandara sudah diperpanjang dari 1.850 meter menjadi 2.150 meter dan mampu didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 737. Kalau sebelumnya presiden harus mendarat dahulu di Sumba Barat Daya dan melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo dengan pesawat jenis Fokker, sekarang sudah bisa,” katanya.
Untuk memperpanjang landasan pacu, dua bukit yang berada di dekat bandara yaitu Bukit Kelumpang dan Bukit Cinta harus diratakan.
Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, merupakan titik keberangkatan wisatawan menuju Taman Nasional Komodo (TNK).
Menurut Bruno, sebelumnya Bandara Komodo hanya bisa didarati pesawat berbadan kecil dengan kapasitas penumpang sebanyak 50 orang seperti ATR 72, Fokker 50 dan MA-60.
“Perpanjangan landasan pacu dan perluasan bangunan bandara menjadi lebih baik dari sebelumnya sekaligus untuk mendukung sektor pariwisata di NTT,” kata Bruno Kupok.



Sumber : infopenerbangan

India Perkuat Militer dengan Boeing C-17 Globemaster III

India memperkenalkan pesawat angkut militer terbesar di dunia, Boeing C-17 Globemaster III. Menteri Pertahanan India AK Antony mengatakan, “pesawat ini akan membantu Angkatan Udara (AU) India mampu mengangkut personel dan tank di medan tempur secara cepat dan memungkinkan.
Menurut rencana, pesawat berbanderol lebih dari $218 juta ini bakal ditempatkan di Basis AU India di Hindon, sekitar 30 kilometer dari New Delhi, ibu kota India.
Sampai dengan akhir 2013, India bakal kedatangan sepuluh pesawat berbobot 70 ton tersebut. Rencana pembelian ini sudah diteken dengan Negeri Uwak Sam (US) sejak 2011. Nantinya, pesawat yang kali pertama mengudara pada 15 September 1991 ini bakal menggantikan pesawat lama Ilyusin (Il) 76. Antony berharap armada paling gres ini bakal bikin moncer pamor angkatan perang India.
Pesawat angkut militer C-17 Globemaster III dibangun untuk Angkatan Udara AS (USAF) sejak 1980 hingga 1990. Pesawat bongsor ini adalah hasil kerja sama antara Boeing dan Mc.Donnell Douglas. Pada 1990, kedua pabrik pembuat pesawat ini merger. Selain AS, beberapa negara yang sudah mengoperasikan pesawat ini untuk aktivitas militernya adalah Inggris, Australia, Kanada, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).


Sumber : infopenerbangan

Garuda Indonesia Catatkan Laba $20,9 Juta


PT Garuda Indonesia Tbk sepanjang semester pertama 2013 membukukan laba bersih periode berjalan sebesar $20,9 juta atau melonjak 525,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama GIAA, Emirsyah Satar, mengatakan seiring lonjakan laba, pendapatan operasi (operating revenue) juga meningkat 14,1% menjadi $1,72 miliar atau sekitar Rp17 triliun, dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar $1,51 miliar.
“Peningkatan pendapatan operasi tersebut ditopang oleh pertumbuhan jumlah penumpang yang diangkut Garuda Indonesia Group (Garuda dan Citilink), yaitu sebanyak 11,9 juta penumpang, meningkat 23,96% dibandingkan periode yang sama 2012 sebanyak 9,6 juta penumpang,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/9).
Di sisi lain, perseroan juga berhasil meningkatkan angkutan kargo sebesar 30,4% dari sebesar 132.062 ton pada semester I-2012 menjadi 172.262 ton pada periode yang sama 2013.
“Pertumbuhan tersebut sejalan dengan ekspansi yang terus dilaksanakan perseroan melalui program jangka panjang Quantum Leap 2011-2015,” terang Emirsyah.
Pada tahun ini, tambahnya, Garuda dan Citilink akan mendatangkan 24 pesawat baru untuk mendukung penguatan dan pengembangan jaringan penerbangan nasional maupun internasional.


Sumber : infopenerbangan

Tiga Bandara Disiapkan Tampung Jet Pribadi APEC 2013

Sebanyak tiga bandara disiapkan untuk menopang Bandara Ngurah Rai dan menampung puluhan pesawat jet pribadi pada penyelenggaraan APEC 2013 nanti.
“Kapasitas, karena ada sekian negara yang memerlukan tempat untuk pesawatnya kita bagi, ada yang kita over ke Juanda, Makassar dan Lombok. Agar tidak penuh namun reguler flight tetap jalan terus. Kalau semua sudah parkir di sana maka penuh,” tutur Menteri Perhubungan EE Mangindaan saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Selasa (3/9).
Untuk memastikan kesiapan tiga bandara itu, pihaknya akan melakukan control finishing pada tanggal 10 September 2013 mendatang.
Namun untuk kesiapan infrastruktur jelang APEC 2013 di Bali seperti Bandara Ngurah Rai dan Jalan Tol Nusa Dua, Mangindaan dengan tegas mengatakan siap hampir 100%.
“Tanggal 12 September 2013 Ngurah Rai dan jalan tol diresmikan. Laporan terakhir sudah 98% (kesiapannya),” ujarnya.


Sumber : infopenerbangan

Sky Aviation Tambah Penerbangan Pekanbaru-Malaysia


Maskapai penerbangan Sky Aviation menambah frekuensi penebangan rute Pekanbaru – Malaka pulang pergi terhitung September 2013.
“Biasanya Pekanbaru-Malaka setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Mulai pekan ini di tambah satu lagi frekuensi penerbangan hari Kamis dan menjadi lima kali dalam sepekan,” ujar District Manager Sky Aviation, Muhammad Suhardi Selasa  (3/9).
Menurutnya, penambahan frekuensi penerbangan dilakukan karena meningkatnya permintaan masyarakat, ditambah lagi Riau dan Malaysia adalah satu rumpun yang sama-sama memiliki budaya Melayu.
Secara umum para penumpang dari Riau pergi ke Malaysia untuk berobat di rumah sakit karena memilki fasilitas canggih dengan biaya cukup murah, kemudian mengunjungi keluarga, lalu menempuh pendidikan tingkat sarjana dan jalan-jalan.
Sedangkan orang Malaysia ke Riau umumnya menjadi pelajar seperti di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim yang berada di Kota Pekanbaru, kemudian memiliki kegiatan usaha di Riau seperti dibidang perkebunan sawit.
Rute yang dilayani Sky Aviation selain Pekanbaru-Malaka yakni Pekanbaru-Tanjung Pinang, Kepri empat kali dalam sepekan atau setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat serta Pekanbaru-Dumai lima kali dalam sepekan..
Saat perayaan hari kemerdekaan Malaysia ke-56 di Grand Hotel Pekanbaru, Riau, belum lama ini, Konsulat Jendral Malaysia Azizam Ismail mengatakan, jumlah pasien dari Indonesia yang berobat ke Malaysia tercatat 670 ribu orang per tahun.
Sekitar 7.000 orang pasien per bulan datang dari Riau yang berobat di berbagai rumah sakit yang berada di Kota Malaka, Malaysia.
“Malaysia masih menjadi tujuan berobat karena fasilitas canggih dengan biaya yang cukup murah, disamping pelayanan diberikan rumah sakit lebih baik dan menjadi nilai plus berobat untuk berobat ke negeri jiran tersebut,” katanya.


sumber : infopenerbangan

Bandara SSK II Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir

Pihak Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II mengeluhkan pemadaman listrik bergilir yang diberlakukan di Riau.
“Bandara juga tak luput dari pemadaman bergilir. Padahal kawasan bandara termasuk bagian dari objek vital terutama untuk pengaturan lalu lintas udara. Tapi kita juga kena pemadaman,” kata Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan, Sabtu (31/8).
Menurut Ibnu, dengan adanya pemadaman bergilir yang tak kunjung teratasi ini membuat sejumlah peralatan eletronik di Bandara SSK II terganggu.
“Banyak alat elektronik kini mengalami masalah akibat pemadaman listrik. Kondisi pemadaman ini jelas mempengharuhi terhadap pelayanan penerbangan,” kata Ibnu.
Pihak Bandara memang memiliki cadangan genset otomatis. Namun tetap saja, ketika terjadi pemadaman listrik untuk beralih ke genset membutuhkan waktu.
Manager PLN Riau, Doddy Pangaribuan mengatakan bahwa kondisi pemadaman bergilir ini dampak dari rusaknya pembangkit PLTU Ombili di Sumatera Barat. Ini ditambah lagi air waduk di PLTA Koto Kampar, Riau mengalami penurunan debit air secara drastis di musim kemarau.
“Kemungkinan pemadaman bergilir akan berlanjut sebulan ke depan. Insya Allah, Oktober depan kondisi semakin membaik. Saat ini Riau kekurangan 50 MW,” kata Doddy.


Sumber : infopenerbangan