Pesawat Boeing 747

Boeing 747, juga dikenal sebagai Jumbo Jet, adalah pesawat penumpang terbesar kedua saat ini, setelah pesawat A380 beroperasi pada akhir Oktober 2007.

alamat photo mbjh.jpg

Halaman depan Kantor

Komplek Perkantoran Ruko Soekarno Hatta Indah A/16 Malang

Didalam Bandara

puluhan orang mengantri tiket pesawat

kelas photo Untitled-2-1.jpg

Ruang Kelas Siswa

Ruang Kelas tersedia 20 Bangku untuk para siswa

Ruang penumpang

Ruang penumpang yang ada pada pesawat Boeing 747

Tuesday, September 24, 2013

Sriwijaya Air Terbangi Timika

sriwijaya air2
Maskapai penerbangan Sriwijaya Air akan membuka rute penerbangan ke Timika. Bupati Mimika, Abdul Muis di Timika, mengatakan sudah mendapat informasi tentang kepastian pembukaan rute penerbangan Sriwijaya Air ke Timika.
“Kalau tidak ada hambatan, mulai tanggal 5 Oktober 2013 Sriwijaya Air akan mendarat di Bandara Mozes Kilangin Timika dengan rute Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura-Merauke dan sebaliknya,” jelasnya.
Sesuai rencana, katanya, pesawat Sriwijaya Air yang akan melayani rute penerbangan Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura-Merauke dan sebaliknya akan dipiloti oleh salah satu putra asli Suku Amungme yaitu Aptoro Lakmere.
“Kalau tidak ada hambatan, kita akan menggelar syukuran saat pesawat Sriwijaya Air mendarat di Bandara Timika. Setelah itu baru melanjutkan penerbangan ke Jayapura dan Merauke,” tutur Muis.
Kepala Bidang Perhubungan Udara pada Dishubkominfo Mimika, John Rettob menyambut baik rencana pihak Sriwijaya Air tersebut yang segera membuka rute penerbangan ke Timika.
Menurut John, sejak awal Pemkab Mimika sudah berupaya maksimal untuk memuluskan rencana pihak maskapai Sriwijaya Air membuka rute penerbangan ke Timika dengan tujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa penerbangan di wilayah itu.
Apalagi selama ini hanya ada dua maskapai penerbangan nasional yang melayani rute penerbangan ke Timika yakni Garuda Indonesia dan Merpati Nusantara.
Dengan keterbatasan sarana transportasi penerbangan itu, harga tiket penerbangan dari dan ke Timika cukup berat bagi konsumen, terutama pada musim liburan sekolah dan menjelang hari raya.
“Mereka sudah dapat izin dari Kemenhub sejak beberapa minggu lalu. Slot time yang diberikan yaitu pesawat Sriwijaya Air akan tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika pada pukul 08.15 WIT,” jelasnya.



Sumber : infopenerbangan

Malindo Air Rambah Pasar Indonesia

Malindo Air
Maskapai patungan Lion Air dan Malaysia, Malindo Air, akan mengoperasikan penerbangan Kuala Lumpur- Jakarta dan Kuala Lumpur-Denpasar. Malindo akan melayani penumpang 7 kali dalam seminggu.
Untuk tahap awal, rute baru Malindo Air menerbangi Kuala Lumpur-Jakarta mulai hari Senin (23/9) setiap hari Senin sampai Minggu berangkat dari Kuala Lumpur pukul 11.25 LT (waktu setempat) dan tiba di Jakarta pukul 12.30 WIB. Untuk rute sebaliknya berangkat dari Jakarta  pukul 13.15 WIB dan tiba di Kuala Lumpur pada pukul 16.15 LT.
Sedangkan rute Kuala Lumpur – Denpasar akan beroperasi mulai 26 September 2013 setiap hari Senin sampai Minggu, berangkat dari Kuala Lumpur pukul 09.20 LT dan tiba di Denpasar pukul 12.25 WIB. Untuk rute sebaliknya berangkat dari Denpasar pukul 13.05 WIB dan tiba di Kuala Lumpur pada pukul 16.05 LT.
“Pembukaan rute tersebut akan mempermudah para pelaku usaha di Malaysia ntuk dapat melakukan perjalanan ke Indonesia serta mempermudah masyarakat yang berada di wilayah tersebut an sekitarnya melakukan perjalanan dengan pesawat keberbagai wilayah di Indonesia, termasuk wisatawan,” kata Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Edward, sektor usaha dan pariwisata di kedua wilayah tersebut memiliki potensi yang cukup menarik. Untuk itu, Malindo Air juga akan menambah penerbangannya dari Kuala Lumpur menuju Denpasar pada tanggal 26 September 2013 mendatang.
Malindo Air berbasis di Kuala Lumpur International Airport. Mulai beroperasi pada Maret 2013 dan berpusat di Kuala Lumpur, Malindo Air adalah maskapai pertama yang beroperasi menggunakan pesawat Boeing 737-900ER di Malaysia.



Sumber : infopenerbangan

Pemkot Semarang Setuju Bandara Ahmad Yani Pindah

Bandara Ahmad Yani
Pemerintah Kota Semarang menyetujui usulan pemindahan lokasi Bandara Internasional Ahmad Yani ke daerah sekitar, seperti Kendal atau Demak.
“Tidak ada masalah. Pemkot Semarang setuju jika itu kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi serta dapat mendorong kemajuan daerah,” jelas Plt. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Semarang, Senin.
Hendrar menyatakan bahwa bagi Pemkot Semarang, pemindahan bandara juga dapat mendorong tumbuhnya gedung tinggi di Semarang karena selama ini terkendala adanya bandara.
“Jika dipindah, ada keuntungan bagi Pemkot Semarang karena bisa membuat gedung tinggi sehingga investor bisa makin banyak yang masuk,” ungkapnya.
Pembangunan jalan alternatif menuju Bandara Ahmad Yani dari Sungai Siangker Semarang menuju lapangan parkir terminal baru bandara kini sudah memasuki tahap terakhir dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.
Tahap pertama proyek sudah dikerjakan tahun 2011 (anggaran dari APBD Perubahan Pemerintah Provinsi Jateng 2011 sebesar Rp4 miliar). Kemudian, tahap kedua pada tahun 2012 menggunakan APBD 2012 Pemprov Jateng dengan anggaran Rp14 miliar dan tahap ketiga total anggaran Rp74,3 miliar (pembagian anggaran Rp51 miliar Pemprov Jateng dan Rp23,3 miliar Pemkot Semarang).
Tahap terakhir tahun 2013 dengan nilai proyek Rp58,5 miliar menggunakan anggaran dari Pemprov Jateng sebesar 75 persen dan sisanya Pemkot Semarang sebanyak 25 persen.
Jalan akses bandara sepanjang 1.336 meter tersebut (sisi utara 500 meter dan sisi selatan 700 meter) dengan lebar 15 meter per sisi tersebut dibangun dengan pembuatan konstruksi, pondasi tiang pancang beton, dan pelat beton.
Tujuan awal pembangunan jalan alternatif yang dilakukan pemerintah tersebut yakni agar dapat memecah kemacetan, mendukung akses serta mempermudah kelancaran pengembangan terminal baru Bandara A. Yani Semarang.


Sumber : infopenerbangan

Thursday, September 5, 2013

Dua Sukhoi Tempur Tiba di Makassar

Dua pesawat tempur Sukhoi SU-30 MK 2 tiba di Landasan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (4/9). Dua pesawat Sukhoi buatan Rusia ini diangkut dengan menggunakan pesawat angkut Antonov AN-124-100 Flight Number VDA 6328 dengan pilot Panov Vadim, Salovyev Evgeny dan Validanov Rinai beserta 13 kru dari bandara Khabarovsk. Sebelum tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, pesawat Antonov sempat transit di bandara Ninoy Aq, Manila.
Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Mayor Sus Mulyadi mengatakan, dua pesawat Sukhoi tersebut langsung dirakit di Skadron Tehnik 044 Lanud Sultan Hasanuddin oleh teknisi dari Rusia.
“Dua pesawat ini sudah berbentuk, namun sayapnya dipisah. Jadi nanti akan dirakit oleh teknisi Rusia dan Skuadron Teknik 044 Lanud Sultan Hasanuddin yang sebelumnya ditempatkan di Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin. Perakitan pesawat diperkirakan memakan waktu sekitar seminggu, dan berselang enam hari barulah bisa tes fly,” katanya.
Mulyadi menambahkan, kedatangan dua pesawat tempur Sukhoi SU-30 MK 2 pesanan pemerintah Indonesia menambah kekuatan Skuadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin sebagai home base pesawat tempur SU-27 SKM dan SU-30 MK 2 buatan KNAPO (Komsomolsk-na Amure Aircraft Production Association) Rusia yang saat ini telah lengkap 16 unit pesawat tempur. Sukhoi SU-27 SKM dan SU-30 MK 2 datang secara bertahap.
“Kedatangan pesawat tempur Sukhoi SU-27 SKM dan SU-30 MK 2 datang secara bertahap yakni tahun 2003 di Lanud Iswahyudi Madiun. Selanjutnya di Lanud Sultan Hasanuddin tahun 2009, 2010 dan 2013. Untuk tahun 2013, kedatangan pesawat tempur pesanan Indonesia datang sebanyak tiga kali yang juga diangkut dengan pasawat angkut Antonov,” urainya.



Sumber : infopenerbangan

Akibat Tak Matikan Handpone, Aktor Transformer Tak Boleh Terbang


Maskapai di luar negeri tidak main-main bila menyangkut peraturan dalam penerbangan. Aktor ini sempat menjadi korban ‘kekejaman’ peraturan maskapai dan diusir dari penerbangan.
Josh Duhamel, bintang film Transformers, pernah diusir dari maskapai US Airways. Ia seharusnya berada dalam penerbangan dari New York menuju Kentucky.
Sebelum pesawat lepas landas, pramugari meminta Josh untuk mematikan ponselnya yang kemudian tidak ia indahkan. Pramugari terus mengimbaunya untuk mematikan gadget tersebut.
Penumpang yang berada di penerbangan itu mengatakan bahwa Josh bersikap kasar pada pramugari. Akhirnya, ia diusir dan tidak boleh mengikuti penerbangan tersebut.
Penerbangan sempat delay akibat aksi selebriti ini, membuat penumpang lain kesal. Juru bicara Josh kemudian menyatakan bahwa aktor ini menyatakan permohonan maaf atas sikapnya.


Sumber : infopenerbangan

Wednesday, September 4, 2013

Sambut Sail Komodo 2013, Perluasan Bandara Dipercepat

Untuk mendukung acara puncak pelaksanaan Sail Komodo 2013 yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 September, perbaikan di Bandar udara Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dipercepat.
“Sekarang sedang dilakukan percepatan, baik untuk penambahan runway overlay, perluasan apron maupun finishing ruang tunggu terminal, khusus di lantai dasar, tetapi prinsipnya Bandara Komodo sudah siap,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bruno Kupok, di Kupang, Selasa (3/9).
Bruno Kupok memastikan bahwa pesawat yang akan ditumpangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan sudah bisa mendarat di bandara yang berada di ujung barat Pulau Flores itu pada 13 September 2013.
“Bandara Komodo sudah siap. Landasan pacu bandara sudah diperpanjang dari 1.850 meter menjadi 2.150 meter dan mampu didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 737. Kalau sebelumnya presiden harus mendarat dahulu di Sumba Barat Daya dan melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo dengan pesawat jenis Fokker, sekarang sudah bisa,” katanya.
Untuk memperpanjang landasan pacu, dua bukit yang berada di dekat bandara yaitu Bukit Kelumpang dan Bukit Cinta harus diratakan.
Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, merupakan titik keberangkatan wisatawan menuju Taman Nasional Komodo (TNK).
Menurut Bruno, sebelumnya Bandara Komodo hanya bisa didarati pesawat berbadan kecil dengan kapasitas penumpang sebanyak 50 orang seperti ATR 72, Fokker 50 dan MA-60.
“Perpanjangan landasan pacu dan perluasan bangunan bandara menjadi lebih baik dari sebelumnya sekaligus untuk mendukung sektor pariwisata di NTT,” kata Bruno Kupok.



Sumber : infopenerbangan

India Perkuat Militer dengan Boeing C-17 Globemaster III

India memperkenalkan pesawat angkut militer terbesar di dunia, Boeing C-17 Globemaster III. Menteri Pertahanan India AK Antony mengatakan, “pesawat ini akan membantu Angkatan Udara (AU) India mampu mengangkut personel dan tank di medan tempur secara cepat dan memungkinkan.
Menurut rencana, pesawat berbanderol lebih dari $218 juta ini bakal ditempatkan di Basis AU India di Hindon, sekitar 30 kilometer dari New Delhi, ibu kota India.
Sampai dengan akhir 2013, India bakal kedatangan sepuluh pesawat berbobot 70 ton tersebut. Rencana pembelian ini sudah diteken dengan Negeri Uwak Sam (US) sejak 2011. Nantinya, pesawat yang kali pertama mengudara pada 15 September 1991 ini bakal menggantikan pesawat lama Ilyusin (Il) 76. Antony berharap armada paling gres ini bakal bikin moncer pamor angkatan perang India.
Pesawat angkut militer C-17 Globemaster III dibangun untuk Angkatan Udara AS (USAF) sejak 1980 hingga 1990. Pesawat bongsor ini adalah hasil kerja sama antara Boeing dan Mc.Donnell Douglas. Pada 1990, kedua pabrik pembuat pesawat ini merger. Selain AS, beberapa negara yang sudah mengoperasikan pesawat ini untuk aktivitas militernya adalah Inggris, Australia, Kanada, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).


Sumber : infopenerbangan